Hi guys!
Sebenernya udah lama aku mau post ini karena aku juga suka dengan "medical things" oleh karena itu aku akan memberikan sedikit tips kesehatan yang saya tau.
※ Cedera : RICE.
Rest, Ice, Compression, Elevation
※ setiap ingin memijit, selalu dimulai dari TELAPAK KAKI agar peredaran darah mengalir lancar ke jantung.
Kram
Kontraksi otot yang tiba" atau penegangan otot.
1. Duduk, luruskan kaki.
2. Pijit bagian yang tegang tapi secara searah.
3. Kompres air PANAS agar suhu tinggi na dapat melancarkan aliran darah.
4. Gunakan obat pereda nyeri (Counterpain, HotinCream, dsb)
Kesusuban
ketika berasa seperti kesusuban tapi ternyata tidak. Hal itu terjadi karena ketika gula atau lemak dalam darah menggumpal di saraf yang menyebabkan sarafnya tertahan dan membuat saraf na berkontraksi (kram sesaat) berupa rasa sakit seperti kesusuban.
Sumber : Epen KUNO.
Luka Bakar
1. Siram atau bilas bagian yang terkena api dengan air kran.
2. Basuh dengan antiseptic untuk mencegah infection.
3. Oleskan obat luka bakar.
¿Note:
1. Gabole pake odol.
2. Gabole pecahin kalau ada balon na nanti infeksi.
Emm.. Tapi, kalo emang kalian nakal nih terus mau pecahin
Sediakan : Jarum Sterile, Tissue.
1. Bakar ujung jarum
2. Tusuk balon na lalu perlahan kupas atau tarik seluruh kulit sampai lepas.
3. Keluarkan air na dengan tissue.
4. Pake Betadine atau obat luka bakar.
KOMPRES
kompres ada 2 jenis, Dingin dan hangat.
1. Dingin
● untuk bengkak.
Pembuluh darah na nasonkontriksi atau penyempitan pembuluh darah untuk mencegah pengumpulan darah di satu tempat juga menjauhi kulit agar panas tak banyak keluar.
2. Hangat (40 - 50°C)
● Menurunkan demam
● Mengurangi nyeri haid atau dismenorhea
(Dilarang untuk yang radang atau infeksi usus buntu)
● Melemaskan otot yang tegang, pegal, atau sakit otot
Panas akan melancarkan aliran darah, membawa nutrient yang dibutuhkan jaringan tubuh untuk menyembuhkan diri, meningkatkan kelenturan otot dan tendon.
¿Note:
demam gabole kompres air dingin, hipotalamus menangkan pesan bahwa tubuh dalam suhu rendah akibat kompres jadi otak malah memerintahkan untuk meningkatkan suhu tubuh kita.
Ankle (Pergelangan Kaki)
Pergelangan Kaki
perban : Elastic Verban, Ankle decker, ankle splint.
○ Kompres Es kalau bengkak
○ Jalan kayak robot, hindari posisi berat di ankle.
○ Minimali berjalan kaki
○ Menghindari naik turun tangga
○ Pijat daerah yang nyeri pakai obat gosok (minyak zaitun)
● Bengkak atau memar :
1. Naikkan kaki lebih tinggi dari dada pas istirahat atau posisi bobo
Taruh 2 bantal dibawah kaki kalau mau tiduran
2. Pake perban atau kompres es di daerah yang nyeri selama 10 - 15 menit setiap hari.
itu akan mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri
3. Rendamkan kaki di ember yang berisi air es
hentikan pengompresan minimal 30 menit diantara setiap pengompresan
Reccomend : pemberian kompres es untuk 48 - 72 jam pertama.
¿note : apabila kaki atau pergelangab kaki terlihat putih pas di kompres, segera hentikan untuk mencegah cedera dari es.
4. Lilitkan perban yang elastis dari ujung kaki (bawah tumit) sampai pertengahan betis dengan tekanan
¿note : Jangan dilepas sampai perban na hilang? dan kendurkan bila kaki mulai biru atau dingin atau matirasa.
5. Pijit mulai dari telapak kaki baru ke engkel perlahan sambil kasi tekanan yang mengarah ke atas.
untuk memar, pijit daerah sekitar memar BUKAN di memar na.
● Terkilir : Kompres atau pijit.
baru segini si dan mungkin akan bertambah, yang penting kalian pas mengobati jangan sambil bercanda
ditahan ya sakit na, pasti cepet sembuh kok😚
hi! kenalin namaku Michelle. Bisa dibilang hobiku bobo dan mengobati orang. Hanya blogger pemula. feel free untuk melihat yaa thankyou :)
Rabu, 30 Agustus 2017
Rabu, 23 Agustus 2017
pembahasan bindo
3T
1. Tahu Diri
2. Tahu Tempat
3. Tahu Waktu
Tahu diri saat kita sedang berbicara dengan siapa.
Tahu tempat saat kita sedang di kelas atau di lapangan atau di kamar mandi dan bertindak sesuai dengan tempat.
Tahu waktu saat kita sedang belajar serius atau lagi istirahat atau bercanda
ketiga hal ini ada agar kita saat belajar dapat menempatkan dengan benar sifat dan tindakan kita.
3O
1. Olah Hati
2. Olah Raga
3. Olah Otak
Olah hati agar saat belajar kita pun melatih perasaan dan empati agar peduli kepada orang lain bukan hanya mementingkan diri sendiri.
Olah raga agar saat kita belajar bukan hanya berlatih secara mental tapi juga berlatih secara fisik agar tubuh kita bugar.
Olah otak adalah saat logika kita dilatih agar dapat berfikir lebih kritis.
Tekhnik Diskusi
● pemateri : orang yang bawain materi tapi tidak ahli.
co : pak leo menjelaskan olahraga dari berbagai sumber.
● penyaji : penyidang atau yang ahli. memiliki view, karya, skill dari orang tersebut.
● moderator : orang yang mengatur jalan na diskusi.
● notullen : mencatat topik pembicaraan, hari dan tanggal, inti pembicaraan, dan disampaikan ke audience.
※ selalu dimulai dengan "terimakasih" dan diakhiri dengan "maaf".
terimakasih atas kesempatan berbicara.
maaf atas kesalahan berbicara atau salah kata.
Struktur Menulis Opini
● Idealnya
● Fakta
● Permasalahan
● Solusi
Ceramah
● jenis komunikasi di depan umum yang lebih menekankan pada penyampaian suatu informasi, pengetahuan yang bersifat 1 arah.
berbeda dengan pidato dan khotbah,
○ Pidato : pembicaraan di depan umum yang cenderung bersifat persuasif.
○ Khotbah : pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian keagamaan.
◎ Struktur Teks Ceramah :
1. Pengenalan isu : bagian yang mendiskripsikan topik yang dibahas secara umum
2. Rangkaian Argumen : uraian pendapat dengan fakta yang menjelaskan isu tersebut.
3. Penegasan Kembali : kesimpulan dan penguat dari pernyataan sebelumnya.
◎ ciri - ciri kebahasaan teks ceramah :
1. menggunakan kata sapaan
(hadirin, kalian, bapak-bapak, dsb)
2. menggunakan kata yang menunjukkan argumentasi
(jika, sebab, akibat, dsb)
3. menggunakan kata ganti orang pertama yaitu penceramah (saya, kami, dll)
4. kata kerja mental
(diharapkan, memperkirakan, memprihatinkan)
5. kata persuasif atau harapan (mestinya, hendaklah, perlu, dsb)
◎ Tekhnik Bercemarah
1. Lafal : mengucapkan kata atau bunyi bahasa.
2. Intonasi : naik turunnya lagu kalimat.
3. Sikap tubuh : sikap berbicaranya disesuaikan dengan pembicaraannya.
◎ Cara menyusun bahan ceramah :
1. mengenali konteks : mengenal peserta ceramah dan situasinya.
2. menentukan isu ceramah.
3. menyusun kerangka ceramah yang memuat pokok materi yang akan diceramahkan.
4. mengumpulkan dan memilih bahan.
◎ Langkah-langkah menyunting teks ceramah
1. memastikan teks ceramah yang akan disunting sudah dalam bentuk dikembangkan.
2. menyediakan bahan pemandu penyuntingan (PUTBI)
3. mencermati bahan suntingan secara cermat.
◎ Cara menyunting teks ceramah
1. mengetahui cara penulisan yang baik.
2. memahami masalah yang dibahas dalam karangan itu.
3. memahami aturan kebahasaan (EYD)
◎ Tujuan Ceramah :
1. memberi informasi lisan dari seorang narasumber ke banyak orang.
2. menyampaikan informasi dan pengetahuan.
◎ Cara menanggapi ceramah :
1. Jelaskan latar belakang atau sebab timbulnya pertanyaan
2. sampaikan pertanyaan dengan jelas dan tidak berbelit-belit.
3. Gunakan pilihan kata dan nada bicara yang santun.
◎ Cara mengembangkan isu faktual dan pengembangannya.
1. Kata-kata na harus jelas
(menggunakan kata yang sederhana, tidak asing)
2. kata-kata na harus tepat
(hati-hati dalam bahasa gaul, serapan,dll)
3. kata-kata na harus menarik
(lansung menyentuh khalayak, bernuansa, bermajas)
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Pembicara
Pesan
Pendengar
- persiapan : kalo mau ngomong apapun, pembicara hebat siapapun pasti ada persiapannya.
- Rasa : mengerti perasaan lawan bicara kita.
(kalo punya pacar jadiin dia tuan putri dengan siapkan telinga dan hati untuk mendegar)
- Diri : artikulasi, intonasi, gestures.
● Keterbatas fisik TIDAK mempengaruhi kualitas seorang penceramah.
1. Tahu Diri
2. Tahu Tempat
3. Tahu Waktu
Tahu diri saat kita sedang berbicara dengan siapa.
Tahu tempat saat kita sedang di kelas atau di lapangan atau di kamar mandi dan bertindak sesuai dengan tempat.
Tahu waktu saat kita sedang belajar serius atau lagi istirahat atau bercanda
ketiga hal ini ada agar kita saat belajar dapat menempatkan dengan benar sifat dan tindakan kita.
3O
1. Olah Hati
2. Olah Raga
3. Olah Otak
Olah hati agar saat belajar kita pun melatih perasaan dan empati agar peduli kepada orang lain bukan hanya mementingkan diri sendiri.
Olah raga agar saat kita belajar bukan hanya berlatih secara mental tapi juga berlatih secara fisik agar tubuh kita bugar.
Olah otak adalah saat logika kita dilatih agar dapat berfikir lebih kritis.
Tekhnik Diskusi
● pemateri : orang yang bawain materi tapi tidak ahli.
co : pak leo menjelaskan olahraga dari berbagai sumber.
● penyaji : penyidang atau yang ahli. memiliki view, karya, skill dari orang tersebut.
● moderator : orang yang mengatur jalan na diskusi.
● notullen : mencatat topik pembicaraan, hari dan tanggal, inti pembicaraan, dan disampaikan ke audience.
※ selalu dimulai dengan "terimakasih" dan diakhiri dengan "maaf".
terimakasih atas kesempatan berbicara.
maaf atas kesalahan berbicara atau salah kata.
Struktur Menulis Opini
● Idealnya
● Fakta
● Permasalahan
● Solusi
Ceramah
● jenis komunikasi di depan umum yang lebih menekankan pada penyampaian suatu informasi, pengetahuan yang bersifat 1 arah.
berbeda dengan pidato dan khotbah,
○ Pidato : pembicaraan di depan umum yang cenderung bersifat persuasif.
○ Khotbah : pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian keagamaan.
◎ Struktur Teks Ceramah :
1. Pengenalan isu : bagian yang mendiskripsikan topik yang dibahas secara umum
2. Rangkaian Argumen : uraian pendapat dengan fakta yang menjelaskan isu tersebut.
3. Penegasan Kembali : kesimpulan dan penguat dari pernyataan sebelumnya.
◎ ciri - ciri kebahasaan teks ceramah :
1. menggunakan kata sapaan
(hadirin, kalian, bapak-bapak, dsb)
2. menggunakan kata yang menunjukkan argumentasi
(jika, sebab, akibat, dsb)
3. menggunakan kata ganti orang pertama yaitu penceramah (saya, kami, dll)
4. kata kerja mental
(diharapkan, memperkirakan, memprihatinkan)
5. kata persuasif atau harapan (mestinya, hendaklah, perlu, dsb)
◎ Tekhnik Bercemarah
1. Lafal : mengucapkan kata atau bunyi bahasa.
2. Intonasi : naik turunnya lagu kalimat.
3. Sikap tubuh : sikap berbicaranya disesuaikan dengan pembicaraannya.
◎ Cara menyusun bahan ceramah :
1. mengenali konteks : mengenal peserta ceramah dan situasinya.
2. menentukan isu ceramah.
3. menyusun kerangka ceramah yang memuat pokok materi yang akan diceramahkan.
4. mengumpulkan dan memilih bahan.
◎ Langkah-langkah menyunting teks ceramah
1. memastikan teks ceramah yang akan disunting sudah dalam bentuk dikembangkan.
2. menyediakan bahan pemandu penyuntingan (PUTBI)
3. mencermati bahan suntingan secara cermat.
◎ Cara menyunting teks ceramah
1. mengetahui cara penulisan yang baik.
2. memahami masalah yang dibahas dalam karangan itu.
3. memahami aturan kebahasaan (EYD)
◎ Tujuan Ceramah :
1. memberi informasi lisan dari seorang narasumber ke banyak orang.
2. menyampaikan informasi dan pengetahuan.
◎ Cara menanggapi ceramah :
1. Jelaskan latar belakang atau sebab timbulnya pertanyaan
2. sampaikan pertanyaan dengan jelas dan tidak berbelit-belit.
3. Gunakan pilihan kata dan nada bicara yang santun.
◎ Cara mengembangkan isu faktual dan pengembangannya.
1. Kata-kata na harus jelas
(menggunakan kata yang sederhana, tidak asing)
2. kata-kata na harus tepat
(hati-hati dalam bahasa gaul, serapan,dll)
3. kata-kata na harus menarik
(lansung menyentuh khalayak, bernuansa, bermajas)
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Pembicara
Pesan
Pendengar
- persiapan : kalo mau ngomong apapun, pembicara hebat siapapun pasti ada persiapannya.
- Rasa : mengerti perasaan lawan bicara kita.
(kalo punya pacar jadiin dia tuan putri dengan siapkan telinga dan hati untuk mendegar)
- Diri : artikulasi, intonasi, gestures.
● Keterbatas fisik TIDAK mempengaruhi kualitas seorang penceramah.
Langganan:
Komentar (Atom)