Minggu, 24 September 2017

Soal Pekan Ulangan Bahasa Indonesia

1. Jelaskan dengan pemahamanmu sendiri apa yang dimaksud dengan widget dalam blog.
Widget dalam sebuah blog adalah aplikasi pelengkap. Suatu fitur tambahan yang berfungsi untuk menampilkan beberapa pilihan menu kepada pembaca.

2. Sebut dan jelaskan 5 widget yang wajib ada dalam blog!
- Template latar putih dengan tulisan hitam dan ukuran nya normal
  Mengapa demikian? karena kesederhanaan membuat nyaman para pembaca dengan jelas.
- Profile
  Dengan dibuatnya profile, membuat para pembaca lebih mengenal tentang dirimu dan bisa mengikuti
  alurmu dengan baik.
- Postingan terpopuler
  Agar membuat pembaca lebih mudah dalam mencari dan membaca postingan berkualitas kita.
- Label
  Sangat diperlukan jika apa yang kita post itu temanya beragam, agar lebih rapih dan teratur.
- Arsip Blog
  Memudahkan pembaca mencari referensi yang lain jika tulisanmu berkualitas.

3. Jelaskan langkah-langkah memasang widget dalam blog!
- log in ke blog kalian
- klik tata letak pada dashboard blog
- Silahkan memilih/edit sesuka kalian
- Klik save setelah sudah selesai edit.

4. Jelaskan langkah-langkah mengganti template blog!
- Pilih web template blog. (disini aku memakai www.btemplates.com)
- silahkan pilih yang kalian suka, lalu klik download.
- Setelah terdownload, silahkan ekstrak folder tersebut ke winrar dengan menjadi .xml
- masuk ke dashboard blogger, klik template, klik cadangkan/pulihkan.
- browse/cari template yang sudah di ekstrak, lalu klik open.
- klik unggah, dan tunggu beberapa saat.

5. Sebutkan 3 kata kunci dalam ceramah.
- pembicara
- pesan
- pendengar

Senin, 18 September 2017

Perasaan yang Tak Terkirim💌

    Hi guys! di blog kali ini aku akan mencoba untuk membuat cerpen. Sebenarnya membuat cerpen tidak terlalu sulit. Tapi karena tema yang diminta adalah tentang "Cinta", haha. Oleh karena itu, aku akan mencoba sebisa mungkin dengan menuangkan pengalaman ku sendiri. Check it out and I hope you like it!

    Yunani, tempatnya para Dewa - Dewi yang penuh dengan masa lalu menakjubkan berkumpul. Tak terkecuali Aphrodite, sang Dewi cinta yang bertugas mengatur tentang cinta seseorang. Meskipun sudah ada Dewi Cinta di sisi, tidak membuat perjalanan cintanya berjalan lancar. Ntah karena Aphrodite tidak melihat atau dari ketidakberuntungannya? Who knows.
    Altara, seorang siswi SMA kelas 2 yang sedang sibuk mengobati temannya dijuluki sebagai Perawat Kelas. Cocok dengan keinginannya, gadis yang biasa dipanggil Ira ini adalah anak yang lembut dan pemalu. Ia jarang marah dan kecil kemungkinan mendengarnya teriak karena ia sendiri jarang berbicara. Hal lainnya adalah Mira cukup ceroboh, ia mudah lupa akan sesuatu hal dan juga mudah terjatuh. Saat kalian sudah mengenalnya, Ira akan lebih terbuka dan akan terlihat sifatnya yang childish karena sifatnya yang mudah bosan dan mudah tenggelam dalam dunianya sendiri dan lola karena ia tidak terlalu mengerti kata - kata sulit dan hal sulit yang berhubungan dengan sejarah dan semacamnya.
    Teman-teman dekat yang menemaninya dari kecil berpisah kelas dan karena kesibukan tugas dan hal lainnya membuat mereka jarang berkumpul dan bermain bersama seperti dulu. 1 hal yang ia ingat bahwa walaupun tidak bersama, tidak apa karena hatinya tetap saling mengingat dan peduli. Saat ulang tahunnya yang ke-16, suatu hal yang tidak terpikirkan terjadi. seorang teman yang "pernah" dekat dengannya mengucapkan selamat secara tiba - tiba dan mulai mengobrol dan bercanda. Ira yang sudah lama lost contact dengannya tentu kaget dan dilanda dengan perasaan senang dan tidak percaya. Anak itu bernama Altaro dan 1 hal,
"Mereka pernah saling mencintai".
Saat sudah lumayan lama keseharian mereka dipenuhi dengan canda tawa bercampur dengan sedikit perasaan sayang. Aro pun memberanikan diri menyampaikan perasaannya, dan siapa sangka! Ira menerimanya. Keseharian mereka pun bertambah semakin dekat dan mengasyikan dengan saling mengisi kekosongan satu sama lain, menghibur serta mengkhawatirkan satu sama lain dan ntah kenapa, terjadi begitu saja. Adakala mereka berdebat kecil, tapi hal itu malah membuat hubungan mereka semakin dekat.
    Tapi hal itu tidak berlansung lama. Ira dan Aro mulai mengalami banyak hal yang membuat their relationship goyah dan hampir tenggelam. Ntah apa jelasnya siapa yang salah atau apa yang terjadi sampai membuat mereka sejauh ini sekarang seakan-akan mereka saling membuat tembok yang membuat jalan mereka semakin jauh. Sebenarnya masalah yang mereka alami cukup simple. Tapi karena keegoan mereka berdua, tidak ada yang mau mengalah dengan berfikir bahwa aku saja yang tersakiti disini dan kamu tidak, bahwa aku saja yang sudah berusaha berubah menjadi yang terbaik untukmu dan kamu tidak membuat mereka gengsi untuk berkata "maaf". Berawal hanya dari Aro yang tidak menyukai Ira dari segi Ira tidak bisa menyampaikan kekesalan sakit hatinya sendiri dan tidak suka orang lain ikut campur urusan mereka dan Mira yang tidak menyukai bahwa Aro terlalu dekat dengan perempuan lain.
Yah, perempuan mana yang tidak marah jika cowoknya lebih dekat dengan "teman perempuannya" dibanding mereka sendiri?
Percayalah, semakin lama masalah itu didiamkan masalah sekecil apapun lama-lama menjadi panjang. Ira pun berfikir demikian, lalu terkadang terlintas di benaknya mengingati dirinya sendiri :"Oh! mungkin ini yang dimaksud mama jangan pacaran dulu, ntar kamunya keganggu". Tapi semua sudah terlambat, Ira sudah terlanjur menyayangi Aro hingga membuatnya menangis diselimuti malam dan ditemani oleh bintang.
     Mira awalnya berfikir: "Toh, buat apa aku duluan. Aku ngomong juga dianya udah acuh tak acuh. Tidak ada sadarnya kalo aku udah usaha berubah kasih yang terbaik buat dia jadi yang harusnya minta maaf tuh dia! bukan aku. Kan kalau dia ga ngomong duluan kan seakan-akan cuman aku yang mau berjuang buat hubungan ini dan dia oh, yaudah. Tapi setelah sudah menjadi jauh Ira tersadar akan suatu hal bahwa pertama,
"saat kita sedang lelah dengan seseorang, bukan berarti kita sudah berhenti menyayanginya, terkadang yang kita butuhkan hanya jarak sesaat."
dan hal itu akan membuat kalian berfikir lebih jernih dan sudah tidak tenggelam dalam emosi.
dan kedua karena pada dasarnya,
"Menyayangi adalah tentang ketulusan dan bukan tentang 1 orang, tapi tentang kedua orang yang saling mengutamakan kepentingan pasangannya dan tidak memperlakukan mereka sama seperti yang kau ingin diperlakukan serta saling menuntun kearah yang benar."
    Setelah berfikir demikian, Ira baru ngeh bahwa bukan hanya dia yang tersakiti tapi juga Aro karena sifat tindakan Ira kepada Aro. Bahwa sebenarnya Aro menanggapi hal ini dengan lebih sulit karena ia adalah seorang laki-laki yang cuek dan sulit untuk mengeluarkan apa yang ada di benaknya dan Ira tidak mengerti apa-apa selain lansung menyalahkannya.
Serta bahwa jika keduanya tidak nyaman dengan sifat mereka masing-masing, mungkin mereka terlalu kecil untuk merasakan yang namanya "pacaran" karena jika mereka memang sudah siap, hal ini tak akan terjadi.
Oleh karena itu, Ira pun berencana untuk memulai percakapan serius dengannya dan memulai dengan kata "maaf" lalu dilanjutkan dengan kamu pun tidak merasa ku kekang dan akupun sebaliknya dan hal-hal lainnya. Tapi itu semua hanya sebuah gagasan, Mira pun takut untuk melangkah,
tapi yah kalau tidak dilakukan, mau sampai kapan?















Kamis, 14 September 2017

Dampak Kesterilan Terhadap Luka Luar


BAB 1
PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang
      Luka banyak terjadi dengan berbagai cara, dimanapun dan kapanpun. Bisa jadi terjadi karena kita kurang hati - hati dalam melakukan sesuatu yang membuat kita salah dalam hal itu dan membuat cedera. Luka ini biasa dibagi menjadi dua hal yaitu luka dalam dan luka luar. Karena saya lebih terfokus kepada luka luar, maka saya akan menjelaskan apa itu luka dalam secara singkat. Luka dalam adalah cedera atau rusaknya suatu jaringan tubuh yang terjadi dalam tubuh. Saat kita kurang berhati - hati dalam melompat dan kita bertumpu dengan cara yang salah, hal itu dapat melukai otot atau saraf tumpuan kita yaitu kaki. Itu dapat menyebabkan luka dalam seperti sobeknya otot atau terputusnya saraf tersebut. Begitu juga dengan tangan, saat kita mengangkat atau memegang barang yang beratnya diluar kemampuan kita, kita akan mengalami cedera atau luka dalam tangan tersebut. Walaupun tidak menutup kemungkinan luka dalam juga dapat terjadi dalam jantung, hati, usus, dan organ dalam lainnya.
    Berbeda dengan luka dalam, luka luar adalah luka yang terjadi diatas lapisan epidermis (kulit) terluar tergantung seberapa dalam luka tersebut. Luka luar biasanya terjadi karena kerusakan atau terputusnya suatu jaringan tubuh yang membuat saluran darah tidak mengalir dengan seharusnya dan menyebabkan darah yang mengalir tidak pada tempatnya dan terjadilah pendarahan. Luka luar biasanya tidak terlalu berbahaya karena luka ini terdapat di luar yang menjadikannya lebih mudah untuk diobati. Meskipun begitu, ini tidak membuatnya lebih tidak sakit dibandingkan dengan luka dalam. 
    Kelemahan luka luar adalah ia rentan terkena infeksi atau yang lebih kita ketahui saat bakteri atau virus masuk kedalam luka yang menyebabkan nanah sebagai reaksi dari pertemuan virus atau bakteri asing itu dengan jaringan sel dalam tubuh kita. Oleh karena itu, luka luar sangat penting untuk dikaitkan dengan kesterilannya. Ketika suatu zat atau benda tersebut steril, tentu saja hal ini membuatnya terbebas dari virus dan bakteri. Sama seperti luka luar, jika luka tersebut steril tentu akan membuat luka tersebut sembuh dengan lebih cepat dan baik. Berbalik saat luka tersebut tidak steril, hal ini akan membahayakan penderitanya karena bukan hanya luka itu akan melebar, ia dapat menyebabkan perubahan suhu tubuh secara mendadak seperti meriang atau demam dikarenakan bakteri tersebut masuk kedalam jaringan tubuh dan membuat jaringan tubuh tersebut melawan mereka dan jika sampai bakteri itu berhasil masuk dan melewati aliran darah dan mengalir sampai ke organ penting seperti jantung atau otak, hal itu dapat menyebabkan kerusakan ringan sampai serius pada jantung atau otak.

1.2 Rumusan Masalah
  1. Mengapa luka bisa terjadi?
  2. Mengapa infeksi pada luka bisa terjadi?
  3. Pencegahan apa yang harus dilakukan agar infeksi tidak terjadi?

1.3 Tujuan Penelitian
  1. Untuk dapat mengetahui cara terjadinya luka
  2. Untuk dapat mengetahui penyebab infeksi pada luka
  3. Untuk dapat mengerti dan  melakukan pencegahan terhadap luka

1.4 Manfaat Penelitian
  1. Agar dapat mengerti cara terjadinya luka
  2. Agar dapat mengetahui penyebab infeksi pada luka
  3. Agar dapat mengerti dan melakukan pencegahan terhadap luka.

BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1. Steril
  1. Menurut FI.e.IV adalah suatu keadaan dimana suatu zat bebas dari mikroba hidup, baik yang patogen (menimbulkan penyakit), maupun apatogen (tidak menimbulkan penyakit), baik dalam bentuk vegetatif (siap untuk berkembang biak) maupun dalam bentuk spora (tidak dapat berkembang biak dan bersifat statis). 
  2. Menurut RPS 18th hal : 1470, steril adalah tidak adanya mikroorganisme yang aktif.
  3. Menurut Sterile Dosage Form, sterile adalah suatu kondisi absolute dan harus tidak pernah digunakan atau dianggap secara relatif sebagai bahan atau hampir steril.
  4. Menurut  Lahman hal : 619,steril adalah kondisi yang memungkinkan terciptanya kebebasan penuh dari mikroorganisme dengan keterbatasan.                      (http://anggier92chaerunnisa.blogspot.co.id/2011/10/sterilisasi-menurut-fiediv.html)  
  • Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kesterilan adalah saat dimana suatu zat bebas dari mikroorganisme aktif seperti virus, bakteri, parasit, atau jamur dan juga belum pernah digunakan untuk hal tertentu sebelumnya.
    2.2. Luka
  1. Menurut Taylor (1997), luka adalah suatu gangguan dari kondisi normal pada kulit.
  2. Menurut Kozier (1995), luka adalah kerusakan yang berkelanjutan kulit, Mukosa membran, dan tulang atau organ tubuh lain. 
  3. Menurut Mansjoer (2000:396), luka adalah keadaan hilangnya/terputusnya kontinuitas jaringan.
  4. Menurut InETNA, luka adalah sebuah injuri pada jaringan yang mengganggu proses selular normal.                                                                                    (http://stikesmbbaksos.blogspot.co.id/2010/04/definisi-dan-jenis-jenis-luka.html)(https://www.scribd.com/doc/220383470/Konsep-Luka-Dan-Perawatan-Luka)
  • Dari empat pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa luka adalah suatu gangguan atau kerusakan yang terjadi pada suatu jaringan sel baik di dalam maupun di luar tubuh yang menyebabkan nyeri.


BAB 3
METODE PENELITIAN

3.1. Jenis Penelitian
      
Jenis penelitian yang saya gunakan adalah metode kualitatif dan tekhnik yang saya gunakan adalah tekhnik observasi. Alasan saya memilih tekhnik observasi adalah karena berhubungan dengan judul yang saya buat yaitu "Dampak Kesterilan Terhadap Luka Luar" tekhnik yang bisa digunakan untuk membuktikan hipotesa sementara itu adalah dengan tekhnik observasi karena dengan meneliti kesterilan pada luka luar, hasil yang didapat akan lebih valid dan concrete dibandingkan jika saya menggunakan metode angket/wawancara.

3.2 Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian yang saya gunakan untuk memenuhi dan membuktikan data saya ada di 2 tempat. Di sekolah dan di Lingkungan rumah. 
Di sekolah, lebih tepatnya berada di Jl. Kran Raya 7 dan bernama lengkap Sekolah Kristen Kanaan. Alasan saya memilih tempat disini adalah karena disini lah saya bersekolah membuat ini lebih memudahkan saya untuk mengerjakan proposal saya. Tempat specific na adalah saya menggunakan UKS Sekolah yang berada di Lantai 1, sebelah kantor SD. Penderita nanah atau infeksi pada luka luar banyak yang datang ke UKS, membuat saya lebih mudah untuk mengobservasi mereka.

Di rumah, atau lebih tepatnya di lingkungan rumah saya yang berada di Jl. Kemayoran Barat 8 no. 60B.
Saya memilih lingkungan rumah saya dikarenakan dengan hubungan tetangga yang cukup baik dan kebetulan salah satu dari tetangga saya sedang  mengalami infeksi pada luka di tulang keringnya. Di rumah pun ada kakak yang sedang mengalami infeksi dan bernanah di bagian tangannya dan kebetulan saya yang merawatnya. 

3.3 Populasi dan Sampel

Dalam penelitian kali ini saya mengobservasi 3 sampel:
1. Robby William (XI.MIA)
2. Rich Randy (Saudara)
3. Chris (Tetangga)

3.4 Desain Penelitian
Desain penelitian saya bersifat tabel


Nama
Luka
Hari 1
Hari 3
Hari 7
Hari 10
Hari 14
Robby. W
Mata kaki
bernanah
dibiarkan
Nanah dibersihkan, tidak terkena air
Sudah mulai tidak basah, mengering
Kering di bagian luar, rentan terbuka bila terkena
Rich Randy
Tangan
Bernanah
Dibersihkan,
Tidak terkena air
Sudah mulai kering
Pinggir kulitnya gatal
Sudah terkelupas sendiri
Chris
Tulang kering
bernanah
Dibersihkan, masih terkena air
Basah dan belum kering
Dicuci, dibalut ulang, diobati rutin
Kering bagian atas, rentan terbuka jika terkena


  

Minggu, 03 September 2017

Teks Eksplanasi

Hi guys!
sekarang aku mau jelasin tentang salah satu jenis teks dalam Bahasa Indonesia yaitu : Teks Eksplanasi.
Silahkan membaca ya, semoga bermanfaat ~

Teks Eksplanasi

Pengertian
Teks yang menjelaskan tentang proses "bagaimana" dan "mengapa" kejadian yang berhubungan dengan fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan politik yang terdapat dalam dunia nyata. Bahwa baik kejadian alam maupun kejadian sosial yang terjadi disekitar kita selalu memiliki sebab akibat dan memiliki proses. Kejadian di sekitar kita bukan hanya untuk diamati tapi untuk dipelajari juga. Nah, untuk mempelajarinya kita menggunakan proses "bagaimana" dan "mengapa". Teks ini yang sesuai dengan namanya "eksplanasi" atau dalam bahasa inggris nya "Explanation" mempunyai arti penjelasan. 
Teks ini berisi penjelasan suatu topik masalah.

Ciri-ciri:
1. Fakta yang jujur.
Teks eksplanasi bukan teks berita. Teks ini hanya memuat tentang penjelasan lengkap yang bersumber pada fakta yang ada. Oleh karena itu sang penulis harus bersikap jujur terhadap fakta yang ada.
2. Keilmuan
Teks eskplanasi adalah teks yang berisi penjelasan fenomena ilmiah dan berisi ilmu pengetahuan.
3. Informatif
teks eksplanatif yang dibuat berisi teks yang memberikan informasi ke banyak orang
4. Netral dan Tidak Mempengaruhi
Teks eksplanasi tidak membuat pembaca untuk mempercayai atau menyutujui apa yang dibicarakan tapi teks eskplanasi adalah teks yang berisi penjelasan yang valid, tepat, akurat, sesuai dengan fakta yang terdapat tanpa ada unsur yang membuat pembaca menjadi terpengaruh.
5. Sistematika
urutan teks na diawali dengan penjelasan umum, penjelasan sebab akibat dan diakhiri dengan interpretasi.
6. Data yang akurat
teks ini bersifat penting dalam memberikan data oleh karena itu teks ini juga harus dibuat berdasarkan data yang akurat. hal ini bisa didapat dari hasil penelitian, jurnal yang kredibilitas baik atau wawancara.

Struktur Teks :
1. Pertanyaan umum
bisa dibilang ini adalah kunci dari teks yang menarik. ini berisi statement atau pernyataan umum dari topik yang akan dijelaskan proses keberadaan, terbentuk, dan terjadinya. 
pada bagian ini harus dibuat semenarik mungkin agar pembaca pun tertarik untuk membaca nya. 
2. deretan penjelas 
disini akan menjelaskan tentang sebab akibat yang terkait dengan hal yg dibahas. 
inti na, bagian ini menjelaskan secara detail tentang penjelasan topik yang akan dibahas. Penjelasan na juga harus dengan data yang aktual dan fakta yang sesuai. proses sebabakibat disini harus dibuat secara berurut agar pembaca pun lebih mudah mengerti dan memahami nya. 
3. Interpretasi
penutup yang berisi kesimpulan dari teks eskplanasi.

Kaidah Kebahasaan :
1. fokus pada hal umum (generic), bukan partisipan nonhuman.
co : gempabumi, banjir, hujan, dan udara.
2. sering menggunakan bahasa ilmiah
3. lebih banyak menggunakan kata kerja material dan relasional (kata kerja aktif)
4. menggunakan konjungsi waktu dan kausal.
co : jika, bila, sehingga, sebelum, pertama, kemudian.
5. menggunakan kalimat pasif
6. Eksplanasi ditulis untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang diterangkan secara kausal itu benar adanya.

Udaah cuman itu kok teori teks eskplanasi na😊 biar kalian lebi ngerti aku kasih contoh teks eskplanasi ya!

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Bencana Alam



Eksplanasi
karikaturozie.blogspot.com

Gunung Meletus
Pernyataan Umum :
Gunung meletus merupakan fenomena alam yang terjadi akibat adanya endapan magma pada perut bumi dan disemburkan oleh gas yang memiliki kekuatan tinggi. Letusan gunung berapi merupakan salah satu bencana alam yang sangat dahsyat.
Walaupun begitu, gunung berapi terbentuk oleh letusan yang sangat dahsyatnya itu. Beberapa gunung berapi di Indonesia adalah Gunung Krakatau, Gunung Merapi, Gunung Toba, Gunung Kerinci, Gunung Tambora, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Deretan Penjelasan Sebab Akibat :
Hampir semua aktivitas gunung berapi berhubungan dengan zona kegempaan yang aktif karena berhubungan langsung dengan batas lempeng bumi. Fenomena gunung meletus diawali dengan aktivitas pada batas lempeng bumi yang mengalami perubahan tekanan dan suhu yang signifikan.
Sehingga mampu melelehkan material batuan di sekitarnya itu, yang biasa disebut dengan magma atau cairan pijar. Magma akan mengintrusi material yang berada disekitarnya melalui rekahan-rekahan yang mendekati permukaan bumi.
Magma dibentuk melalui suhu yang sangat panas di dalam perut bumi. Pada kedalaman yang relatif, suhu yang sangat tinggi mampu melelehkan seluruh material yang ada didalam perut bumi.
Pada saat material-material ini meleleh maka akan menghasilkan gas yang nantinya akan bercampur dengan magma tersebut. Magma yang akan dikeluarkan oleh gunung meletus terbentuk pada kedalaman kurang lebih 60 sampai 160 KM dibawah permukaan bumi.
Kemudian magma yang mengandung gas, berada dibawah tekanan batu-batuan padat yang terdapat disekitar kawah. Tekanan ini menyebabkan magma meletus dan bergerak keluar menuju permukaan bumi.
Gas dan magma ini bersamaan meledak dan membentuk lubang yang biasa disebut dengan lubang utama. Sebagian besar magma dan material vulkanik lainnya kemudian menyembur melalui lubang utama ini.
Setelah semburan berhenti, kawah yang menyerupai mangkuk ini biasanya terbentuk pada bagian puncak gunung berapi. Sementara itu, lubang utama berada di dasar kawah tersebut.
Dampak dari letusan gunung berapi terhadap lingkungan dapat berupa dampak positif dan juga dampak negatif. Dampak negatif dari letusan gunung berapi adalah berupa bahaya langsung yang dapat dirasakan oleh manusia dan makhluk hidup yang lainnya.
Seperti awan panas, gas beracun, debu vulkanik, dan jatuhan piroklastik yang keluar dari gunung berapi tersebut. Sedangkan bahaya yang tidak langsung setelah erupsi berakhir adalah terjadi hujan lahar, rusaknya lahan pertanian dan perkebunan, serta ancaman berbagai penyakit seperti penyakit saluran pernapasan.
Adapun dampak positif yang dapat dirasakan adalah lahan yang subur, material yang keluar dari perut bumi dapat dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat, energi panas bumi, areal wisata alam, dan sumber daya air.
Interpretasi :

Oleh karena itu, sampai saat ini gunung berapi masih menjadi sebuah momok yang mengerikan untuk masyarakat. Karena kedahsyatan letusan gunung berapi mampu membelah pulau dan membentuk danau.